Bos Dewan HAM PBB Kritik Trump dan Duterte

 

Kepala Dewan HAM PBB, Zeid Ra’ad al-Hussein menyampaikan kritikan tajam kepada sejumlah kepada negara, beberapa diantaranya adalah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Zeid mengatakan, Trump dan Duterte telah melanggar tabu lama atas dukungan masing-masing untuk penyiksaan dan pembunuhan ekstra-yudisial. “Bahaya ke seluruh sistem hukum internasional sangat nyata,” ucap Zeid, seperti dilansir Reuters pada Selasa (27/6).

Duterte memang telah menjadi sasaran utama Dewan HAM PBB dalam beberapa bulan terakhir. Duterte dikritik keras atas kebijakan anti-narkoba yang dipraktekannya, di mana ribuan orang, mayoritasnya adalah pengedar narkoba tewas di tangan polisi.

Di kesempatan yang sama, Zeid juga melemparkan kritikan kepada Perdana Menteri Inggris Theresa May. May dikritik karena ucapan kampanye pemilihannya menunjukkan bahwa undang-undang dapat dibatalkan atau diubah jika mereka menghalangi perang melawan terorisme. “Apapun niat di balik ucapannya, itu sangat disesalkan, hadiah dari pemimpin Barat besar kepada setiap tokoh otoriter di seluruh dunia yang tanpa malu-malu telah melanggar hak asasi manusia dengan dalih memerangi terorisme,” ucapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


twelve − 11 =