Ditjen Pas: Lapas Cipinang Belum Usulkan Pembebasan Bersyarat Ahok

Foto: via Reuters

 

Jakarta  —   Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjenpas Kemkumham) menepis isu yang menyebutkan mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama mendapat pembebasan bersyarat pada Agustus tahun ini. Hingga saat ini Ditjen Pas belum menerima usulan dari Lapas Klas I Cipinang terkait pembebasan bersyarat Ahok, sapaan Basuki Tjahaja Purnama.

“Sampai saat ini, Lapas Klas 1 Cipinang belum mengusulkan pembebasan bersyarat pak Ahok baik secara online maupun manual ke Ditjenpas,” kata Humas Ditjen Pas, Ade Kusmanto saat dikonfirmasi SP, Rabu (11/7).

Dikatakan Ade, pembebasan bersyarat Ahok diusulkan oleh Lapas Klas I Cipinang. Usulan tersebut nantinya diproses oleh Ditjenpas. Lantaran belum menerima usulan dari Lapas Klas I Cipinang, Ditjenpas tidak dapat memastikan Ahok akan mendapat pembebasan bersyarat pada bulan Agustus. “Jadi belum bisa dikatakan pasti bebas bulan Agustus,” katanya.

Ade menjelaskan untuk mendapat pembebasan bersyarat terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi warga binaan. Beberapa di antaranya berkelakuan baik dan telah menjalani 2/3 masa hukuman. Diketahui, Pengadilan Jakarta Utara menjatuhkan vonis 2 tahun penjara terhadap Ahok atas perkara penodaan agama pada 9 Mei 2017 lalu.

Ahok pun mengajukan peninjauan kembali (PK). Namun PK yang diajukan Ahok ditolak Majelis Hakim Agung yang terdiri dari Artidjo Alkostar, Salman Lurhan, dan Margiatmo pada 26 Maret 2018 lalu.

BeritaSatu

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


fifteen − five =