Gantikan Jack Ma Pimpin Alibaba, Ini Sosok Daniel Zhang

Foto: Reuters

 

Jack Ma memutuskan pensiun dari jabatannya sebagai bos Alibaba Group. Kini, perusahaan e-commerce terbesar di China itu mengumumkan siapa pengganti Jack Ma, yang tak lain adalah CEO Alibaba Daniel Zhang.

Zhang dipastikan akan menjabat sebagai Chairman Alibaba pada 10 September 2019. Jack Ma selanjutnya akan bertindak sebagai executive chairman selama 12 bulan ke depan untuk mengawasi transisi estafet kepemimpinan kepada Zhang.

Daniel Zhang

Ma akan melanjutkan posisinya sebagai anggota dewan direksi Alibaba Group hingga digelarnya rapat umum tahunan pemegang saham perusahaan pada 2020. Ma yang tepat hari ini berulang tahun ke-54, akan terus berperan sebagai mentor senior bagi manajemen perusahaan sebagai bagian dari dewan penasihat yang disebut Alibaba Partnership.

Daniel Zhang sendiri bukanlah wajah baru dalam grup Alibaba. Saat ini, Zhang menjabat sebagai CEO Alibaba Group. Pada 2013, Jack Ma melepaskan jabatan sebagai Chief Executive Alibaba. Zhang mengambil alih jabatan tersebut pada 2015 setelah menjalani peran sebagai CEO Alibaba.

Zhang memiliki latar belakang keuangan yang sangat kuat. Dia meraih gelar sarjana keuangan dari Shanghai University of Finance and Economics. Sebelum terjun ke Alibaba, Zhang merupakan COO dari pengembang video game, Shanda Interactive Entertainment.

Diua juga pernah menjabat sebagai senior manager divisi audit dan penasihat bisnis di Pricewaterhouse Coopers’ yang berbasis di Shanghai. Sepak terjang Zhang di Alibaba Group dimulai pada 2007, saat dia bergabung di Taobao sebagai Chief Financial Officer (CFO).

Taobao merupakan salah satu anak usaha Alibaba yang menyerupai situs lelang eBay dengan fokus kepada barang elektronik. Pada 2008, Zhang digeser menjadi Chief Operating Office Taobao.

Karier pria kelahiran 11 Januari 1972 itu melesat pada 2011 saat didapuk sebagai Presiden Tmall, platform business-to-consumer (B2C) milik Alibaba. Sebelum menjadi CEO, Zhang juga dikenal sebagai pelopor Single Day Alibaba, event tahunan 11 November yang menjadi acara belanja online terbesar di dunia.

Acara 11 November Shopping Festival (Single’s Day) tersebut kini menjadi salah satu acara paling populer di China, khususnya bagi yang masih single. Pada 2017, pembeli menghabiskan sekitar 25 miliar dolar AS atau Rp372 triliun dalam event tersebut. Event tahunan ini menjadi hari belanja offline dan online terbesar di dunia.

Keberhasilannya ini membuat Alibaba Group kepincut menarik Zhang ke kantor pusat. Pada 2013, dia pun didapuk sebagai COO Alibaba Group. Dia berperan mengawasi operasi bisnis Alibaba di China maupun luar negeri.

Zhang menggantikan Jonathan Lu sebagai CEO Alibaba Group pada Mei 2015. Dia dipercaya untuk mengambil alih kepemimpinan setelah pendapatan Alibaba turun sebesar 49 persen pada awal 2015.

Banyak pihak meyakini pengalaman Zhang saat memimpin perkembangan Tmall dan ide fantastisnya dalam merancang Single’s day mampu meningkatkan arah baru yang lebih menjanjikan bagi pasar Alibaba.

Zhang juga memimpin investasi Alibaba dalam Alibaba Health, Haier, Intime Retail, dan Singapore Post. Dia menjadi anggota direksi dari perusahaan publik termasuk Alibaba Health dan Weibo.

Dalam surat yang ditujukan kepada konsumen, karyawan, dan pemegang saham Alibaba, Jack Ma, pun menulis sedikit soal latar belakang Zhang. Ma menyebut Zhang sebagai salah satu orang paling profesional yang dimiliki Alibaba.

“Daniel bergabung dengan Alibaba Group selama 11 tahun. Sejak dia menjabat sebagai CEO, dia menunjukan bakatnya yang mumpuni, kemampuan bisnisnya, dan kepemimpinannya yang sangat gigih. Di bawah kepemimpinannya, Alibaba meraih pertumbuhan yang konsisten dan berkesinambungan selama 13 kuartal berturut-turut,” tulis Ma.

“Dia memegang teguh visi dan misi kami, dia memegang tanggung jawab dengan penuh rasa semangat, dan dia berani untuk berinovasi dan menguji berbagai model bisnis kreatif,” tulisnya. Berkat pencapaian itu, sebut Ma, tak heran berbagai media di China menobatkan Zhang sebagai CEO No.1 pada 2018.

Atas keberhasilan itulah Zhang dan timnya berhasil meraih kepercayaan dan dukungan para konsumen, karyawan, dan pemegang saham untuk mengambil alih kursi Chairman Alibaba.

“Peralihan tongkat estafet kepemimpinan Alibaba kepada Daniel dan timnya merupakan keputusan besar yang sangat tepat di waktu yang tepat, karena saya yakin mereka sudah siap dan saya sudah menyelesaikan tugas saya dalam mengembangkan pemimpin di generasi yang selanjutnya,” kata Ma.

iNews

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


ten + nineteen =