Haji Lulung: Enam Partai Siap Bertemu untuk Lawan Ahok

Source: Internet

 

Sebanyak enam partai politik merencanakan akan berkoalisi untuk melawan gerakan petahana Gubernur DKI Jakarts, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Direncanakan, para pimpinan dari keenam partai politik ini akan bertemu pada bulan depan untuk membahas calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan diusung untuk bertarung melawan Ahok.

Wakil Ketua DPRD DKI asal Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Abraham Lunggana atau Lulung menyatakan saat ia bertemu dengan Ketua Umum PPP, Djan Faridz, dibicarakan mengenai adanya pertemuan partai tingkat nasional yang akan diikuti enam partai politik

“Saya bertemu dengan Pak Djan Faridz. Katanya akan ada pertemuan partai tingkat nasional, enam partai. Yaitu, Demokrat, PAN, PKS, PKB, PPP, dan Gerindra. Pertemuannya, salah satunya membahas Pilkada serentak, termasuk DKI,” kata Lulung, Jumat (29/7).

Kabar tersebut dibenarkan Ketua Tim Penjaringan Calon Gubernur Gerindra, Syarif. Pertemuan itu akan digelar tanpa melibatkan PDI Perjuangan serta tiga partai yang sudah resmi mengusung Ahok sebagai cagub. Ketiga partai itu adalah Nasdem, Golkar dan Hanura.

“Kan sudah deklarasi tiga partai politik tersebut. Masa masih mau ikutan bertemu sih,” ujarnya sambil tertawa.

Pertemuan enam partai politik tersebut rencananya akan digelar sekitar tanggap 7 Agustus mendatang. Untuk tempat pertemuannya, Syarif mengaku belum mengetahuinya.

“Saya belum tahu tanggal pastinya, tapi ancer-ancer tanggal 7 Agustus. Mudah-mudahan terlaksana,” ungkapnya.

Sedangkan di partainya sendiri, masih menggodok tiga nama untuk diusung pada Pilgub DKI 2017 mendatang. Ketiga nama tersebut adalah Sjafrie Sjamsoeddin, Sandiaga Uno, dan Yusril Izha Mahendra. Dari ketiga nama itu dipastikan akan ada dua nama besar yang akan digadang. Namun yang pasti atas persetujuan enam partai tadi.

Jika benar enam partai tersebut berkoalisi, maka akan tergalang kekuatan besar untuk mengadang Ahok. Total kursi dari enam partai tersebut mencapai 54 kursi. Dengan rincian Partai Gerindra 15 kursi, PKS 11 kursi, PPP 10 kursi, Demokrat 10 kursi, PKB enam kursi dan PAN dua kursi.

Sedangkan PDIP memilikin28 kursi. Sementara tiga partai pengusung Ahok memiliki total 24 kursi, dengan rincian Partai Hanura 10 kursi, Parta Golkar 9 kursi dan Partai Nasdem 5 kursi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


fifteen − 3 =