IDI Siapkan 50 Dokter untuk Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Foto: GoogleImages

 

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah menyiapkan 50 orang dokter untuk memeriksa bakal calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2019.

“Tim yang dibentuk oleh Pengurus Besar (PB) IDI akan diberi SK oleh KPU untuk dapat menjalankan tugasnya,” kata Sekjen IDI Adib Khumaedi , Rabu (8/8).

Adib menjelaskan, IDI memeriksa kesehatan capres-cawapres sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 22 tahun 2018 yang tertuang pada Pasal 27-29.

Selain itu, penilaian akan dilakukan oleh tim pemeriksa kesehatan independen yang dibentuk oleh PB IDI dan memenuhi kriteria yang ditentukan Oleh PB IDI bersama perhimpunan dokter spesialis.

“Mereka terdiri dari tim pengarah, tim pemeriksa dan tim panitia pelaksana,” ucap Adib. Adib menyebut, tim dokter akan bekerja sesuai dengan panduan teknis penilaian kemampuan rohani dan jasmani bakal capres dan cawapres yang disahkan oleh KPU.

“Nantinya Capres dan Cawapres akan diperiksa sesuai dengan pemeriksaan yang dilakukan seperti dalam panduan teknis,” jelas Adib.

Sementara itu, Ketua KPU Arief Budiman menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) untuk memeriksa kesehatan capres dan cawapres. Arief menyebut, pihak RSPAD telah menyiapkan ruangan untuk proses tes kesehatan.

Ruangannya sudah diperbaiki semua, alatnya baru, sudah ketemu kepala rumah sakit dan dokternya,” jelas Arief.

JawaPos 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


2 × one =