Jakarta Culinary Feastival: Dari Cireng Sampai Wagyu

 

Belum punya acara di akhir pekan? Cobalah datang ke Jakarta Culinary Feastival di Senayan City, Sabtu dan Minggu 3-4 November ini. Anda bisa menikmati pesta kuliner yang seru yang sayang untuk dilewatkan.

Bukan sekadar berburu makanan enak dan minuman lezat, Anda bisa mengikuti cooking class, eating challenge, dessert & pastry demo, mixology demo, coffee workshop, talk show, dan food photography, serta chef table’s experience, yaitu pengalaman makan eksklusif yang disajikan oleh para chef terbaik. Anda bisa menyaksikan langsung chef ternama menyiapkan hidangan khas mereka serta menjadi lebih dekat dengan mereka saat mereka melayani Anda.

Foto: Dessy Savitri

Surga Penyuka Boga

Memasuki tahun ke-9 sejak kali pertama diselenggarakan pada 2009, ajang Jakarta Culinary Feastival ini sekarang telah menjadi salah satu event kuliner terbesar di Jakarta. Menurut Christian Rijanto, Co-Founder dari Ismaya Group yang menjadi sponsor utama event ini, ide di balik Jakarta Culinary Feastival adalah ingin berbagi kegembiraan, apakah itu mencoba gourmet pertama, mencicipi makanan yang disiapkan oleh koki berbintang Michelin, atau menikmati makanan kaki lima favorit yang selalu membuat Anda nyaman.

Lebih dari 50 bran makanan-minuman ternama serta 13 restoran dan bar terbaik se-Asia yang ikut serta. Ada juga 20 ragam hidangan yang populer dari mitra layanan antarmakanan Go-Food.

Sebanyak 130 aktivitas boga siap menjadi pengalaman gastronomi bagi pengunjung. Pesta kuliner ini mempertemukan pengusaha restoran, masterchef, pastry chef, barista dan mixologist atau ahli meracik minuman terbaik. Mereka akan memanjakan hasrat semua orang dengan mempersembahkan sajian khas mereka, dan bahkan hidangan eksklusif yang hanya dapat ditemui pengunjung di Jakarta Culinary Feastival selama sesi workshop dan pentas Chef to Table.

Ada chef berbintang Michelin. Sebanyak 54 orang pakar kuliner dunia yang siap mengajarkan kiat-kiat dan keterampilan memasak bagi para penyuka tata boga serta berbagi cerita mengenai ide, pengalaman, dan tren dalam dunia kuliner. Eelke Plasmeijer, pemilik Restoran Locavore di Bali yang merupakan salah satu restoran terbaik Asia, adalah salah satu chef yang tampil dan berbagi cerita.

Ada pula Runner-up Masterchef Australia 2017 Ben Ungerman, pemilik Beau Bakery Talita Setyadi, celebrity chef Bara Pattiradjawane dan Ririn Marinka, pembawa acara televisi “Makan Besar” Ragil Imam Wibowo, serta penulis lebih dari 90 buku memasak, Sisca Soewitomo.

Manjakan Lidah 

Ada dua lokasi acara, yaitu Spoon Tent dan Fork Tent. Spoon Tent berisikan makanan dan jajanan terfavorit dari Go Food, pilihan masakan dari restoran-restoran ternama, chef’s table experience, talkshows, demo masak, pertunjukan musik, dan lain-lain.

Buah-buahan ini akan diracik menjadi minuman segar (Foto: Dessy Savitri)

 

Tenant yang berada di Restaurant Area di Spoon Tent itu adalah ketigabelas restoran terbaik Asia yaitu Eric Kayser, Sushi Tei, Expatriate Italian Restaurant, Gia, Tapas Club, Nusa Indonesian Gastronomy, Manarai Beach House, Loka Padang, Warung Turki by Turkuaz, The Song of India, Three Buns by Potato Head, Lawless BurgerBar dan Burgreens.  Selain itu layanan andalan Go Food seperti Eatlah, Empek-Empek Pak Raden, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, Geprak Geprek, Nawa Kitchen, Pisang Goreng Madu Bu Nanik, Cirengcrispi, Endoq Telur Gulung.

Hidangan andalan dari Go Food (Foto: Dessy Savitri)

Fork Tent merupakan rumah bagi segala dessert, roti, kopi, teh, supplier makanan, peralatan dapur, kelas-kelas kuliner, dan sebagainya. Nikmati sedapnya kue dan roti dari Beau by Talia, Belle’s Kitchen, Benedict, Dough Darlings, Lareia, Nomz, Juju Cheese Toast, Origin Bakery Indonesia dan lainnya.

Manjakan lidah Anda dengan gelato dari Leggero Gelato dan Let’s Go Gelato. Jangan lupa untuk mencoba aneka kopi seperti Smoking Barrels Craft Coffee, Coarse & Fine Coffee, Monomania Coffee Roastery, Kopi Janji Jiwa, Phos Coffeee & Eatery, Djournal Coffee, dan lain-lain.

Masuk ke Tenda Sendok dan Tenda Garpu ini tidak dipungut biaya alias gratis dan dibuka mulai pukul 10.00 pagi sampai pukul 10.00 malam. Harga makanan dan minuman bervariasi, mulai dari sepuluh ribu sampai ratusan ribu rupiah. Beberapa booth menyediakan free sample, mulai dari sesapan kopi sampai potongan wagyu.

Yoke Yuliana, seorang karyawati penerbitan yang berkantor di Palmerah, sangat menikmati ajang ini saat berkunjung pada Jumat (2/11/2018). “Saya senang datang ke sini. Tadi saya mencoba burger Lawless, rasanya enak sekali. Ukurannya juga besar, bisa dimakan berdua,” kata ibu satu anak ini.

Jadi, tunggu apa lagi? Akhir pekan ini ajak keluarga dan kawan-kawan Anda untuk datang ke Senayan City di Jalan Asia Afrika. Siapkan diri anda untuk berpesta dan bergembira!

Thepressweek

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


three × four =