Mantan Dirut DGI Sebut Nazaruddin Berbohong soal Bahas “Fee” dengan Sandiaga Uno

Sumber: Internet

 

Mantan Direktur Utama PT Duta Graha Indah (DGI), Dudung Purwadi mengatakan, Muhammad Nazaruddinberbohong saat memberikan kesaksian dalam persidangan dirinya.

Khususnya, terkait pembicaraan fee dengan Komisaris PT DGI,Sandiaga Uno.

Hal itu dikatakan Dudung saat menyampaikan nota pembelaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (8/11/2017).

“Tidak ada saksi yang membenarkan itu. Keterangan Muhammad Nazaruddin adalah keterangan palsu yang ingin menjerat saya dan Sandiaga Uno,” ujar Dudung, saat membacakan pleidoi.

Dalam persidangan sebelumnya, pemilik Permai Group, Muhammad Nazaruddin menyebut bahwa pemilik saham mayoritas PT DGI adalah Sandiaga Uno.

Bahkan, menurut Nazar, ia dan politisi Demokrat Anas Urbaningrum pernah bertemu dengan Sandiaga di Ritz Carlton Hotel, Mega Kuningan, Jakarta.

Pertemuan itu, menurut Nazar, dihadiri juga oleh Dudung.

“Dibicarakan tentang komitmen mendukung Mas Anas,” ujar Nazaruddin dalam persidangan.

Saat kembali dikonfirmasi oleh wartawan, Nazar menyebut bahwa saat itu Sandiaga berkomitmen untuk mendukung Anas menjadi calon presiden.

Menurut Nazar, dukungan itu diwujudkan dengan cara PT DGI bersedia mengerjakan proyek-proyek pemerintah yang dikendalikan Permai Group.

Nazar mengatakan, saat itu disepakati bahwa PT DGI hanya akan memeroleh keuntungan sebesar 15 persen dari setiap proyek. Sementara, sekitar 25 persen akan diserahkan kepada Permai Group.

Menurut Dudung, keterangan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu tidak didukung keterangan saksi lain. Keterangan Nazar dinilai tidak dapat dijadikan acuan hukum.

“Nazarrudin memberikan kesaksian palsu. Tidak pernah ada pembicaraan soal fee,” kata Dudung.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


16 − six =