Marsekal Hadi Tjahjanto Hari Ini Jalani Fit and Proper Test Calon Panglima TNI di DPR

Foto: Twitter @_TNIAU

 

JAKARTA   –   Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto akan menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Panglima TNI di Komisi I DPR RI pada hari ini, Rabu (6/12/2017).

Tes ini dilakukan usai Komisi I DPR menggelar rapat internal setelah surat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dibacakan dalam rapat paripurna. Acara ini sendiri diagendakan berlangsung pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat Komisi I DPR Gedung Nusantara II.

Marsekal Hadi Tjahjanto sendiri resmi ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang memasuki masa pensiun pada Maret 2018.

Penunjukan Hadi sebagai calon Panglima TNI sendiri melalui penyerahan surat yang diserahkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon pada Senin 4 Desember.

Surat itu sendiri telah dibacakan dalam rapat paripurna DPR pada Selasa 5 Desember 2017, bersamaan dengan sejumlah agenda lain, seperti pengesahan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2018, serta pengambilan keputusan tingkat II sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU).

Dalam surat undangan rapat Komisi I DPR bernomor PW/22674/DPR RI/XII/2017 terdapat beberapa agenda di uji kelayakan dan kepatutan pada hari ini, yakni penelitian kelengkapan administrasi, penyampaian visi dan misi calon Panglima TNI, serta pendalaman dan tanya-jawab.

Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin sebelumnya menyebut bahwa agenda fit and proper test akan dilakukan secara tertutup dan terbuka. Untuk visi dan misi akan dilaksanakan terbuka, sedangkan pendalaman materi dilakukan secara tertutup.

“Seperti biasa rapat akan dilaksanakan ketika paparan visi-misi itu terbuka, dan ketika pendalaman karena ada banyak mungkin hal-hal yang sifatnya rahasia kami laksanakan tertutup,” kata Tubagus, Selasa 5 Desember 2017.

Hadi sendiri merupakan calon Panglima TNI kedua yang berasal dari matra Angkatan Udara (AU). Sebelumnya, sempat dipimpin oleh Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto para periode 2006–2007.

Sebelum menjadi calon tunggal Panglima TNI, Hadi Tjahjanto merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1986. Dirinya sempat menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan militer. Antara lain, tahun 2010, Hadi menjabat sebagai Komandan Lapangan Udara Adi Soemarmo.

Setahun kemudian, dia menjabat tugas di luar TNI AU menjadi Perwira Bantuan I/Rencana Operasi TNI dan Sekretaris Militer Kementerian Sekretaris Negara. Dua tahun setelah itu, Hadi berpangkat Kolonel dan dipercaya menjadi Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional.

Dua bulan menjabat Kepala Dinas Penerangan TNI AU (2013–2015),Komandan Lanud Abdulrachman Saleh pada Juli 2015, Hadi ditugasi menjadi Sekretariat Militer Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan pangkatnya naik menjadi Marsekal Muda. Pada November 2016, Hadi dilantik menjadi Irjen Kementerian Pertahanan.

Tiga bulan setelah menjabat sebagai Irjen Kemenhan, Hadi terpilih menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), tepatnya pada 18 Januari 2017.

 

 

Okezone

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


two × 3 =