Membelot ke Korsel, Tentara Korut Ditembak

Source: Internet

 

Seorang tentara Korea Utara (Korut) membelot ke Korea Selatan (Korsel) melalui Zona Demiliterisasi atau DMZ yang dijaga ketat, Senin (13/11).

Tentara itu kemudian ditembak dan terluka oleh rekannya sendiri saat dia menyeberang ke wilayah Korsel di desa Panmunjom. Si pembelot kemudian dibawa ke rumah sakit.

Sekitar 1.000 orang dari Korut melarikan diri ke Korsel setiap tahunnya, namun hanya sedikit yang berani melakukannya melalui area DMZ.

Dalam tiga tahun terakhir, baru empat orang yang membelot lewat DMZ — salah satu jalur yang paling ketat dijaga di dunia.

Dua Korea itu secara teknis masih berperang, sejak konflik antar mereka berakhir pada 1953 dengan kesepakatan gencatan senjata, bukan traktat perdamaian yang resmi.

Menurut pernyataan dari Kepala Staf Gabungan Korsel, tentara itu berhasil menyeberangi area penjagaan di Panmunjom, salah satu titik di Zona Demiliterisasi di mana kedua kubu saling berhadapan.

“Dia menyeberang dari sebuah pos di Korea Utara menuju Rumah Kebebasan kami,” bunyi pernyataan tersebut, merujuk pada sebuah bangunan di wilayah perbatasan Korsel.

Tentara itu terkena tembakan pada lengan dan bahunya.

Jumlah pembelot asal Korut turun 13% tahun ini. Periode Januari-Agustus, sebanyak 780 warga Korut melarikan diri ke Korsel, menurut keterangan para pejabat di Seoul.

Penurunan angka ini diyakini karena makin ketatnya pengawasan oleh pemerintah dan penjagaan perbatasan oleh Korut dan Tiongkok.

Mayoritas pembelot menyeberang lewat Tiongkok, yang memiliki garis perbatasan terpanjang dengan Korut dan lebih mudah diseberangi dibandingkan kawasan DMZ.

Menurut pemerintah Korsel, lebih dari 30.000 warga Korut telah membelot ke Korsel sejak berakhirnya Perang Korea pada 1953.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


four × three =