Pembekalan Kader, Megawati Instruksikan Jangan Lawan Ujaran Kebencian

Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP), Megawati Soekarnoputri.(dok/Info Biografi)

 

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepada para kader agar tidak melawan jika ada serangan kepada partainya melalui ujaran kebencian. Megawati juga meminta semua elemen partai untuk menahan diri jika mendapatkan serangan informasi hoaks.

Pernyataan itu disampaikan Megawati saat menyampaikan pidato pada pembukaan Sekolah Partai Angkatan III sekaligus penutupan Pembekalan Kader Fungsional, di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta.

“Saya katakan, jangan melawan. Untuk apa kita melawan. Karena kita tahu itu omongan bohong, pernyataan kebencian,” kata Megawati.

Menurut Megawati, para kader PDI Perjuangan jangan pernyataan bohong dan ujaran kebencian dengan hal yang sama, karena tidak akan menyelesaikan persoalan. Megawati memerintahkan, agar para kader partai menyikapi informasi hoaks dan ujaran kebencian, dengan memberikan pencerahan kepada masyarakat.

“Rakyat sekarang sedang dibodohi, diberikan kabar-kabar bohong, dan ujar kebencian, termasuk soal agama,” ucapnya.

Presiden kelima Republik Indonesia ini menyatakan, dirinya berpikir apakah orang-orang yang menyebar kabar hoaks itu tidak melihat perkembangan di Timur Tengah.

“Di Timur Tengah, saat ini sedang mengalami peperangan yang belum tahu sampai kapan berakhirnya. Pertanyaan saya, siapakah yang berperang itu?” ujarnya.

Megawati menjelaskan, agar para kader memberikan informasi yang positif dan faktual soal Presiden Jokowi, pemerintahan, dan sebagainya. “Sampaikan hal-hal positif yang membangun optimisme,” katanya.

Sekolah Partai PDI Perjuangan Angkatan III dan Pembekalan Kader Fungsional diikuti sekitar 130 orang peserta dan berlangsung pada Kamis (15/11) hingga hari Minggu (18/11).

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


nineteen − 17 =