Pertemuan Prabowo-Gus Sholah Hanya Bahas soal Ekonomi

Pengasuh pesantren Tebuireng,KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah.(dok/Islam Institute)

 

Pertemuan antara calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan pengasuh pesantren Tebuireng,KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah yang berlangsung Rabu (7/11/2018) ternyata hanya membahas persoalan ekonomi yang sedang terjadi di Indonesia. Hal itu disampaikan langsung Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

Menurut Muzani, dalam pertemuan itu tidak membahas mengenai politik. Apalagi menyoal Pemilihan Presiden 2019.

“Ini hanya diskusi, kan bisa dilakukan dengan siapa saja. Gus Sholah sebagai cucu pendiri NU, ingin memastikan perbaikan ekonomi yang dijanjikan Prabowo,” kata Muzani di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Menurut dia, saat ini memang ada pertumbuhan ekonomi namun menurun dan kondisi daya beli seorang terhadap suatu barang menurun. “Ini yang kita lihat, kedepan ini harus diantisipasi jika mandat rakyat kita dapatkan. Karena ini proses yang sangat penting,” ujarnya.

Muzani mengatakan pembicaraan antara Prabowo-Sandi dengan Gus Sholah terkait bagaimana menyelamatkan ekonomi dan Nahdlatul Ulama (NU) adalah bagian penting karena anggotanya sangat banyak.

Dia menilai Gus Sholah memiliki kepedulian dan kepentingan yang sama dengan Prabowo-Sandi yaitu bagaimana menyelamatkan ekonomi negara dan rakyat.

Sebelumnya, cawapres Sandiaga Uno mengatakan dirinya dan Prabowo Subianto bertemu dengan pengasuh Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah dan membahas persoalan ekonomi.

Pertemuan tersebut digelar di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/11).  Sandiaga menegaskan Gus Sholah tak punya jabatan apa-apa di kubunya.

Dalam pertemuan itu juga dihadiri penasihat ekonomi Prabowo-Sandi, Kwik Kian Gie dan mantan Menteri koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


fourteen − 13 =