PSI Diminta Dobrak Tradisi Partai Lama soal ‘Menikmati’ Kue Anggaran

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).(dok/Boombastis)

 

Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Misbah Hasan meminta kepada partai baru yang akan berlaga di Pemilihan Umum 2019, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mendobrak tradisi partai lama yang sudah puluhan tahun ‘menikmati’ kue anggaran dengan berbagai modus penyimpangan anggaran.

Misbah Hasan juga meminta kepada PSI harus selalu menanamkan integritas pemberantasan korupsi kepada kader-kadernya. “Idealisme PSI dalam pemberantasan korupsi patut diapresiasi terutama dalam upaya mendorong parlemen ke depan lebih transparan dan akuntabel. Khususnya, dalam pembahasan dan pengelolalan anggaran negara,” kata Misbah, di Jakarta, Rabu.

“PSI juga harus berani membuat deklarasi pakta integritas kepada publik,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, PSI bertekad menjaga para kepala daerah yang didukungnya, yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dari tindakan korupsi.

“Menjaga Kang Ridwan Kamil di Jawa Barat, menjaga Pak Nurdin Abdullah di Sulawesi Selatan, menjaga Ibu Risma di Surabaya,” kata Ketua Umum PSI Grace Natalie.

Grace mengatakan, pihaknya juga akan menghentikan praktik pemborosan dan kebocoran anggaran di parlemen. Dia tak ingin uang rakyat dikorupsi. “Tidak boleh lagi ada sepersen pun uang rakyat yang bisa dihambur-hamburkan dan dikorupsi,” ujarnya.

Dia juga menegaskan tak boleh ada lagi penutupan rumah ibadah secara paksa. “Misi ketiga, PSI akan mencegah lahir ketidakadilan, diskriminasi, dan seluruh tindak intoleransi di negeri ini,” ujarnya lagi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


5 × 3 =