Setelah Menikah, Jangan Malu Blak-Blakan 7 Hal Soal Uang

ilustrasi: GoogleImages

 

Pasangan yang telah menikah ternyata masih banyak yang malu-malu bicara soal uang. Padahal, statistik menyatakan bahwa setidaknya 70 persen dari pertengkaran dalam rumah tangga berakar dari masalah keuangan.

Mengutip situs resmi Bank Permata, perencana keuangan Prita Ghozie, agar tidak terjadi kesalah pahaman dalam urusan keuangan, ada 7 poin yang sebaiknya menjadi fokus bagi setiap pasangan dalam bicara uang.

1. Setuju untuk tidak setuju

Pahami bahwa pria dan wanita itu memang berbeda, termasuk cara pandang dan penilaian mengenai masalah keuangan. Semakin sering Anda bicara uang dengan pasangan, maka kemungkinan besar Anda dan pasangan akan saling memahami nilai apa yang dianggap penting dan menjadi prioritas dalam rumah tangga.

2. Penentuan manajer keuangan

Dengan menentukan siapa yang menjadi manager keuangan, baik suami mau pun istri, maka akan tercipta kerjasama yang baik dalam hal pengeluaran rumah tangga.

Contohnya untuk pembayaran tagihan, sehingga satu sama lain tidak harus bertanya-tanya tagihan apakah yang belum atau sudah dibayar, karena ada yang mencatat dan memberikan laporan keuangan. Dalam jangka panjang akan tercipta rasa kenyamanan karena masing-masing pasangan sudah tahu bagaimana perannya dan kewajiban pembayaran untuk suatu kebutuhan sudah terpenuhi.

3. Optimasi penghasilan rumah tangga

Secara matematis, jika dua penghasilan dalam rumah tangga disatukan maka akan semakin banyak dana yang bisa dikelola. Proses menabung dan investasi untuk berbagai tujuan keuangan logikanya akan menjadi lebih terjangkau dan lebih cepat terpenuhi, karena sumber daya keuangan yang lebih kuat.

Terlebih, adanya rasa komitmen karena masing-masing pasangan sudah mengetahui dan memiliki tujuan keuangan yang sama. Oleh sebab itu, saat bicara uang dengan pasangan, sebaiknya ditentukan sejauh mana porsi penggabungan penghasilan akan dilakukan. Bisa saja 100 persen dari penghasilan masing-masing disatukan, atau pun hanya 75 persen.

4. Bagaimana potret kondisi keuangan saat ini

Manajer keuangan bertugas untuk mengelola keuangan dan juga membuat laporan evaluasi sebagai bentuk pertanggungjawaban. Dengan adanya laporan keuangan rumah tangga, maka seharusnya pasangan suami istri akan menjadi lebih bisa mengetahui bagaimana potret kesehatan keuangan dari waktu ke waktu.

Idealnya, dengan adanya penghasilan maka aset rumah tangga terus bertambah sedangkan utang rumah tangga terus berkurang. Poin ini seharusnya menjadi fokus utama Anda saat bicara uang dengan pasangan, karena sangat sulit dibayangkan sebuah keluarga dapat mencapai kondisi sejahtera jika tidak paham apakah berdiri diatas pondisi keuangan yang kokoh atau tidak.

5. Tentukan tujuan keuangan bersama

Inilah bagian dari bicara uang dengan pasangan yang akan menentukan arah rencana keuangan keluarga. Anda bukan hanya menentukan tujuan keuangan yang ingin diraih, seperti dana pendidikan anak dan lainnya, namun juga harus memikirkan apakah kebiasaan setiap pasangan dalam hal keuangan sudah cocok untuk mencapai tujuan tersebut.

Selain itu juga sebaiknya dibahas bagaimana strategi yang paling cocok untuk meraih berbagai tujuan keuangan, seperti apakah menggunakan tabungan, berinvestasi, mau pun dengan bantuan pinjaman.

6. Tentukan bersama mengenai pos pengeluaran non-keluarga

Keluarga inti yang Anda miliki adalah suami, istri, dan anak. Namun, tidak jarang ada kewajiban atau kebutuhan mendadak yang membuat seseorang diharuskan untuk membantu keluarga besar. Misalkan saja ada orang tua, saudara, mau pun keluarga jauh yang mendadak membutuhkan bantuan keuangan. Sepakati apabila kondisi ini terjadi maka dari pos mana pengeluaran akan diambil. Perbedaan porsi bantuan keuangan kepada dua pihak keluarga berpotensi menimbulkan perdebatan di kemudian hari.

7. Jujur dengan pasangan

Kebohongan dalam keuangan adalah hal yang sangat besar. Bahkan, studi di Amerika Serikat menyatakan bahwa 25 persen-30 persen dari masyarakat disana mengaku bersalah dalam hal ini. Hal sekecil berbohong atas pembelian yang hanya seharga dua ratus ribu rupiah bisa menjadi besar di kemudian hari. Sehingga, hal terbesar yang seharusnya Anda lakukan saat bicara uang dengan pasangan adalah saling jujur selamanya.

Sumber

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


one + two =