Tewaskan 19 Pekerja, Sandiaga Kecam Penembakan Nduga

Ilustrasi penembakan di Nduga, Papua.(dok/Warta Ekonomi)

 

Sandiaga Salahuddin Uno, calon wakil presiden nomor urut 02 pada Pemilihan Presiden 2019 mengecam tindakan sadis yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.

Pada aksi tersebut, KKB menewaskan 19 orang pekerja pembangunan jembatan, dan satu orang anggota TNI.

Sandiaga yang saat ini sedang berada di Malang, Jawa Timur untuk melakukan kampanye mengatakan, pihaknya juga menyampaikan rasa prihatin serta turut berbelasungkawa kepada keluarga korban atas kejadian tersebut. Diharapkan, para aparat penegak hukum di Indonesia bisa segera mengusut hingga tuntas kasus itu.

“Pertama-tama, kami prihatin dan turut belasungkawa. Kami mengecam, mengutuk tindakan kekerasan yang dilakukan sekelompok kriminal bersenjata tersebut,” kata Sandiaga, seusai meresmikan Rumah Pemenangan Prabowo Sandi di Kawasan Permata Jingga Kota Malang, Jatim, Rabu (5/12).

Sandiaga menambahkan, pihaknya mengharapkan para aparat bisa bekerja dengan cepat dalam mengusut kejadian tersebut. Salah satu yang menjadi catatan penting, menurut Sandiaga, adalah perlunya memberikan jaminan keselamatan terhadap para pekerja Indonesia.

Berdasarkan keterangan dari Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, penyerangan dan penembakan kelompok kriminal bersenjata di sekita Kali Yigi, dan Kali Aurak, Kabupaten Ngana, Provinsi Papua tersebut menewaskan 19 pekerja PT Istaka Karya pada Minggu (2/12).

Kemudian sehari setelahnya, kelompok kriminal bersenjata tersebut juga dilaporkan menyerang Pos TNI Mbua di Kabupaten Nduga, dan satu anggota TNI dari Yonif 755 Kostrad dilaporkan gugur akibat serangan tersebut.

“Kita perlu menghadirkan keselamatan para pekerja kita, karena sudah sulit untuk mencari lapangan pekerjaan, jangan sampai mereka harus kehilangan nyawa dalam tugas mereka untuk membangun negeri,” ujar Sandiaga.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


1 + 16 =