Xpander Vs Avanza Bertarung Sengit, Siapa Menang?

Foto: via Carvaganza

 

Jakarta  —  Penjualan mobil di Indonesia pada Juni 2018 turun 11,37% dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, atau dari 66.389 unit menjadi 58.837 unit.  Secara kumulatif Januari-Juni 2018, penjualan mampu naik 3,37% menjadi 553.779 unit dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Sepanjang 6 bulan pertama tahun ini, pasar mobil nasional diwarnai pertarungan sengit antara dua merek paling laris: Toyota Avanza Vs Mitsubishi Xpander. Xpander sejak awal tahun sangat ekspansif soal angka penjualan, membuat Avanza tidak tenang di singgasana mobil sejuta umat Indonesia.

Berdasarkan data penjualan wholesales (pengiriman dari pabrik ke diler) yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), berikut kisah persaingan dua mobil yang ada di segmen low multi-purpose vehicle (MPV) itu.

Pada Januari, Avanza unggul dengan angka penjualan 7.543 unit, sementara itu Xpander hanya 7.079 unit. Masuk ke Februari, Xpander membalas dengan terjual hingga 7.400 unit dan Avanza 6.673 unit. Xpander kembali unggul di Maret dengan penjualan 7.493 unit, sementara Avanza hanya 7.097 unit.

Kemudian pada April, untuk tiga bulan berurutan, Xpander kembali unggul melalui penjualan 7.097 unit, Avanza 6.917 unit. Pada Mei, Avanza kembali harus mengalah dari Xpander. Bulan itu, Xpander laku 7.601 unit dan Avanza 6.477 unit.

Baru pada Juni, Avanza meraih kembali singgasana dengan terjual 4.648 unit, lebih banyak dari Xpander 3.278 unit. Dari pertarungan sepanjang Januari-Juni 2018, atau selama 6 bulan, Xpander berhasil unggul 4 kali dan Avanza 2 kali.

Secara kumulatif, penjualan kedua merek mobil itu pada paruh pertama musim ini sebetulnya tidak terpaut terlalu jauh, Xpander berhasil terlego 39.948 unit dan Avanza 39.455 unit. Menarik untuk diikuti pertarungan kedua merek mobil itu pada paruh kedua tahun ini.

CNBC

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


fifteen − 3 =