Golkar: Pilkada 2018 Ujian Menuju Pemilu 2019

Source: Internet

 

Partai Golkar (PG) menilai penyelenggaraan Pilkada serentak pada 2018 mendatang sangat penting untuk persiapan Pemilu 2019. Jika berhasil memenangkan Pilkada 2018 akan berpengaruh pada kemenangan Pemilu 2019.

“Pilkada 2018 itu ujian pemilu 2019. Golkar ini memenangkan lebih dari 50 persen penyelenggaran pilkada yang ada,” kata Ketua DPP PG John Kenedy Azis di Jakarta, Rabu (15/11).

Ia menjelaskan PG tidak asal menunjuk calon yang bakal maju. Golkar menggunakan hasil survei lembaga independen dalam menentapkan calon. PG juga melihat track record (rekam jejak) sang calon. Hal itu supaya ketika terpilih benar-benar sudah siap untuk memimpin.

Menurutnya, Golkar tidak memakai mahar (uang) dalam penentuan calon. Calon yang diusung memang berdasarkan elektabilitas dan kemampuan berdasarkan hasil survei.

“Kami utamakan kader internal. Namun jika dari internal tidak tersedia, akan diusung calon yang memang dikehendaki rakyat. Sebagai contoh untuk Jawa Barat, Golkar usung Ridwan Kamil karena hasil surveinya memang nomor satu,” tutur anggota Komisi VIII DPR ini.

Dia menegaskan calon-calon yang menang pada pilkada 2018, bisa menjadi “jurkam” (juru kampanye) untuk pemilu 2019. Mereka dapat dikapitalisasi untuk pemenangan pemilu 2019.

“Mesin-mesin politik pada pilkada 2018 diharapkan menjadi modal untuk pemilu 2019. Makanya Golkar serius menghadapi pilkada 2018,” tutupnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


one + eleven =