Pembangkit Listrik di Maluku Cemari Permukiman Warga?

Source: Internet

Warga Desa Tehoru, Kecamatan Teluti, Kabupaten Maluku Tengah, terganggu dengan adanya pembangkit listrik yang beroperasi di tengah-tengah permukiman. Mereka meminta PT PLN wilayah Maluku dan Maluku Utara agar segera memindahkan pembangkit listrik tersebut.

Mesin pembangkit listrik yang beroperasi di areal kantor PLN subranting Tehoru memicu polusi suara yang mengganggu. “Bunyi mesin sangat mengganggu warga, anak-anak tidak bisa belajar, warga juga tidak bisa beribadah dengan baik,” kata P. Samalehu, salah seorang tokoh masyarakat di sana, Rabu (13/7).

Bukan hanya suara mesin yang sangat mengganggu, pipa pembuangan asap dipasang membengkok ke permukiman warga sehingga potensial menimbulkan polusi udara. Limbah dari mesin pembangkit selama ini juga langsung dibuang ke selokan sehingga mengotori lingkungan sekitar.

”Limbah pembuangan dibuang begitu saja ke dalam got. Jadi memang selain polusi suara dan udara, juga ada pencemaran lingkungan,” tuturnya.

Samalehu mengungkapkan, kantor PLN sudah tidak layak lagi. Kantor dan mesin pembangkit tersebut berada di lahan sangat sempit di tengah permukiman.

“Luasnya hanya 30 x 15 meter, sudah sekitar 30 tahun lamanya mesin pembangkit ini beroperasi jadi memang warga sangat resah sekali,” tuturnya.

Jika informasi ini benar, PLN harus segera merelokasi pembangkit listrik beserta kantornya. Tentu saja PLN juga harus memikirkan lokasi baru yang jauh dari permukiman, jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama dan mencemari lingkungan.

Terkait polusi dan pencemaran yang dilakukan oleh PLN, Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat harus mengecek langsung di lapangan. Karena hanya berdasarkan laporan dari warga saja tidak bisa dijadikan sumber informasi yang akurat.

Jika terbukti pembangkit listrik tersebut mencemarai lingkungan warga, BLH harus bertindak tegas terhadap PLN. Langkah itu harus segera diambil karena pencemaran berkaitan dengan kesehatan warga. Jika tidak segera ditangani, akan berdampak fatal pada kesehatan warga di lingkungan sekitarnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


4 × 2 =