Wajah Seorang Pahlawan

Oleh: internet

 

Ledakan bom terjadi lagi, sama seperti janji-janji kosong para politisi. Rangkaian aksi terror mengerikan tidak lagi tampak sebagai sebuah kebetulan. Namun, sudah banyak yang memberitakan hal ini. Untuk sejenak mari kita pusatkan perhatian pada pahlawan tanpa tanda jasa di tragedi teror Surabaya. Bukan polisi yang terus memerangi maraknya terorisme, tetapi seorang rakyat Indonesia biasa yang melaksanakan tugasnya di tengah kesulitan.

Seorang satpam yang melaksanakan tugasnya tanpa bayaran tinggi, hanya dengan sedikit atau bahkan tanpa penghargaan, dan tanpa publikasi. Seringkali jadi bahan bercandaan karena profesinya, kemarin dia menggendong anak, menolong korban-korban yang terluka tanpa peduli dengan luka di tubuhnya sendiri. Hal yang juga terjadi saat ledakan bom Bali, bom J.W. Marriott, dan terakhir di Surabaya, ketika sopir, satpam, atau penjaga keamanan biasa jadi penolong di tengah musibah. Kepada merekalah kita juga harus memberi penghormatan. Merekalah pahlawan sejati.

Saat para pemimpin dan politisi hanya bisa bicara tanpa meninggalkan kesan, pahlawan-pahlawan inilah yang lebih layak menerima rasa syukur kita. Tak banyak orang yang melakukannya.

Terima kasih!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


eighteen + ten =